You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Puluhan Angkot di Rawamangun Dipasangi Stiker Tarif
photo Nurito - Beritajakarta.id

Angkot di Rawamangun Dipasangi Stiker Tarif

Puluhan angkot dan bus kota, dipasangi stiker tarif angkutan umum. Senin (9/5). Pemasangan stiker ini dilakukan guna mencegah adanya awak angkot yang tidak menurunkan tarif. Padahal sesuai Peraturan Gubernur DKI nomor 79/2016 tentang penurunan tarif angkutan umum, bahwa tarif sudah turun.

Sengaja kita pasang stiker tarif agar warga tahu bahwa tarif angkutan umum sudah turun

Kepala Terminal Rawamangun, Bastian mengatakan, pemasangan stiker dilakukan agar masyarakat luas, terutama pengguna angkutan umum lebih tahu bahwa tarif angkutan umum sudah turun. Selama ini ditengarai banyak warga yang belum tahu.

"Sengaja kita pasang stiker tarif agar warga tahu bahwa tarif angkutan umum sudah turun. Jadi jangan hanya saat tarif naik warga diberitahu tapi saat turun pun harus tahu," kata Bastian, saat memimpin pemasangan stiker tarif, Senin (9/5).

DKI Siapkan Tarif Parkir untuk Mobil di Rusun

Berdasarkan Pergub nomor 79/2016 disebutkan bahwa untuk bus kecil seperti mikrolet, KWK, APB dan sejenisnya Rp 3.000 untuk penumpang dewasa dan Rp 1.000 untuk pelajar.

Kemudian bus sedang seperti metromini, kopaja dan sejenisnya Rp 3.500 untuk penumpang umum dan Rp 1.000 pelajar. Sedangkan bus besar seperti Mayasari Bakti, PPD dan sejenisnya Rp 3.500 untuk penumpang umum dan Rp 1.000 untuk pelajar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1242 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1211 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye966 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye932 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye823 personDessy Suciati