You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jumlah Rusun Yang Kosong Diminta Kepastian Angka
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Minta Data Valid Sisa Unit di Rusun Kapuk Muara

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta memberikan data valid terkait jumlah unit yang masih kosong atau tersisa di Rusun Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Kalau kasih info ke pimpinan itu yang fix, jangan spekulatif. Karena kalau sudah dibuat keputusan susah ditarik

"‎Kalau kasih info ke pimpinan itu yang fix, jangan spekulatif. Karena kalau sudah dibuat keputusan susah ditarik," katanya di Balai Kota, Kamis (12/5).

Rusun Kapuk Muara Masih Didominasi Penghuni Bermobil

Djarot mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Dinas Perumahan dan Gedung Pemkda DKI Jakarta, unit yang masih tersisa di Rusun Kapuk Muara hanya berjumlah 10 unit. Sementara dari informasi di lapangan, di rusun tersebut ada 100 lebih unit yang ditempati penghuni bermobil.

‎"Kalau memang adanya 10 ya bilang 10. Kasih infonya yang benar. Jangan sampai ketika warga diantar ke sana tapi tidak dapat unit rusunnya," ujarnya.

Ia juga menginginkan kondisi rusun yang rusak dibiarkan apa adanya dan harus segera dilakukan perbaikan, baik sarana prasarana dan fasilitas.

"Jangan sampai mereka masuk tapi pintunya rusak, harus ada empati. Sehingga unitnya memang benar siap huni," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye16611 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1806 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1190 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1156 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1064 personFakhrizal Fakhri