You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lapak dan Kios Pedagang di Jl Warung Pedok Dikeluhkan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Warga Keluhkan PKL di Jl Warung Pedok

Keberadaan lapak dan kios pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Warung Pedok RW 02, Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, dikeluhkan warga. Selain menimbulkan kesan kumuh, keberadaan kios-kios pedagang dan lapak pedagang sayur dikeluhkan lantaran mengakibatkan penyempitan jalan.

Ini kan seharusnya bisa dilalui dua mobil. Tapi karena ada yang berjualan dan motor juga pada parkir, jadi ngantre deh

Bernard (59), warga setempat mengatakan, pedagang menggelar lapaknya hingga memakan bahu jalan. Akibatnya lalu lintas di jalan itu kerap tersendat karena kendaraan dari dua arah yang berlawanan terpaksa antre.

"Ini kan seharusnya bisa dilalui dua mobil. Tapi karena ada yang berjualan dan motor juga pada parkir, jadi antre deh," keluhnya, Selasa (25/5).

Warga Keluhkan Lambatnya Pembangunan Gedung Kelurahan.

Akibat kemacetan itu, pria yang sehari-hari melalui jalan tersebut untuk mengantar anaknya sekolah terpaksa membuang waktu lebih lama untuk melintas. Selain menyebabkan kemacetan, aktivitas berjualan pedagang seringkali menyisakan sampah di jalan.

"Kenapa nggak ditertibkan atau ditata saja biar pengendara maupun warga yang mau belanja nyaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3890 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1022 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye994 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye907 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye785 personBudhi Firmansyah Surapati