You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Dampak Rob, Kawasan Muara Baru Kerap Tergenang Malam Hari
photo Suparni - Beritajakarta.id

Dampak Rob, Kawasan Muara Baru Kerap Tergenang

Akibat banjir rob dan jebolnya tanggul kawasan industri Muara Baru yang terjadi pada Sabtu malam (4/6) lalu hingga kini kawasan Muara baru, Penjaringan Jakarta Utara kerap tergenang di malam hari.

Sejak malam minggu lalu tingginya rata-rata 1-1,5 meter, selain akibat rob juga tanggul jebol

"Sejak malam Minggu lalu tingginya rata-rata 1-1,5 meter, selain akibat rob juga tanggul jebol, sebagian perusahaan lumpuh total dan Rabu siang baru surut hingga sekarang ini," ujar Sulaiman, salah seorang security kawasan Muara Baru, Kamis (9/6).

Ia mengatakan, banjir rob atau air pasang selalu datang pada pukul 22.00 dan akan surut pada siang harinya begitu seterusnya. Namun karena kapasitas pompa air kawasan terlalu kecil sehingga pembuangan air cukup lambat tak mampu mengatasi banjir rob hingga kawasan tersebut terendam banjir berhari-hari.

Tanggul Masih Dibutuhkan untuk Halau Rob

"Tanggul jebol langsung diatasi minggu siang dengan karung pasir, namun penyebab lain masuknya banjir rob juga dikarenakan rendahnya pintu air doking kapal Muara Baru," tandasnya.

Sementara itu pantauan Beritajakarta.com, beberapa ruas jalan masih tergenang, begitu juga beberapa perusahaan dan lokasi pelelangan ikan. Tanggul jebol sepanjang kurang lebih 15 meter juga sudah ditambal karung pasir dengan ketinggian dua meter.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye28634 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1551 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1318 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1241 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1221 personFolmer