You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
SOTR Berubah Jadi Kebut-kebutan On The Road, Djarot : Tertibkan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Satpol PP Harus Tindak Aksi Kebut-kebutan Saat Sahur

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, kegiatan sahur on the road di Ibukota kerap dijadikan ajang‎ kebut-kebutan para pemuda.

Makanya kita ngomong sama Satpol PP‎ sama kepolisian juga untuk segera ditertibkan

Melihat hal ini, Djarot meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI bekerjasama dengan Polda Metro Jaya menindak pelaku aksi kebut-kebutan on the road itu. "Itu bukan sahur on the road itu, enggak bener itu. Makanya kita ngomong sama Satpol PP‎ sama kepolisian juga untuk segera ditertibkan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/6).

Perubahan kegiatan sahur on the road menjadi kebut-kebutan dikatakan Djarot mulai terjadi pada Ramadan 2015.

Kegiatan SOTR Diminta Lapor Polisi

Banyak remaja di bawah umur nongkrong dipinggir jalan dengan sepeda motor sambil memainkan motornya sehingga menimbulkan suara bising. Aksi itu harus ditertibkan sebab mengganggu warga Ibukota.

Djarot juga meminta orangtua mengawasi anaknya agar tidak melakukan aksi kebut-kebutan atau tawuran selama Ramadan. "Para orang tua jangan diperbolehkan anaknya sahur on the road apalagi pakai motor. Sahur di rumah sendiri-sendiri saja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3600 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati