You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Crosing Saluran di Jl Cempaka Putih Timur Dinormalisasi
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Crossing di Jl Cempaka Putih Timur Dinormalisasi

Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat menormalisasi  crossing saluran di Jalan Cempaka Putih Timur XIII, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Normalisasi ini dilakukan lantaran saluran sudah tidak berfungsi, akibat dipenuhi sedimen lumpur.

Normalisasi ini dilakukan, sebab crosing saluran tidak berfungsi, akibat dipenuhi sedimen lumpur setinggi 80 sentimeter

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat, Boris Karlop Lumbangaol mengatakan, normalisasi crosing saluran ini menindaklanjuti laporan masyarakat melalui aplikasi Qlue. Crossing saluran sudah tidak berfungsi, akibatnya saat hujan menimbulkan genangan.

Saluran Air di Jl Zamrud Kemayoran Dinormalisasi

"Normalisasi ini dilakukan, sebab crossing saluran tidak berfungsi, akibat dipenuhi sedimen lumpur setinggi 80 sentimeter," kata Boris, Minggu (19/6).

Pengerjaan normalisasi crossing saluran sepanjang sembilan meter baru dilaksanakan Sabtu (18/6) kemarin dan diperkirakan selesai Rabu (22/6). Petugas yang dikerahkan sebanyak 12 satuan tugas (Satgas) Tata Air Jakarta Pusat.

"Saluran akan dilebarkan menjadi satu meter dan dan kedalaman 80 sentimeter dan sampai hari ini sudah 250 karung berisi sedimen lumpur yang telah diangkut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5265 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1844 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1779 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1763 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1575 personAnita Karyati