You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pelanggaran Bus Lebaran Masih Terjadi di Terminal Kalideres
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id


Bus Tak Laik Jalan Masih Ditemukan di Terminal Kalideres

Sejumlah pelanggaran yang dilakukan PO bus masih ditemukan di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Hal ini terungkap saat Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melakukan sidak di terminal tersebut, Senin (4/7).

Penumpang sudah membeli tiket dan terpaksa diturunkan karena harus diganti armadanya

Pelanggaran yang ditemukan seperti, pada PO Basuma Jaya jurusan Lampung yang dilarang beroperasi lantaran kaca depan pecah, speedometer mati dan rem tangan tidak berfungsi. "Penumpang sudah membeli tiket dan terpaksa diturunkan karena harus diganti armadanya," ujar Elly AS, Kepala BPTJ, Senin (4/7).

Pelanggaran kedua ditemukan pada PO Ladas yang tidak menginformasikan jam keberangkatan hingga membuat penumpang menunggu tanpa kepastian. "Setelah dicek, ban belakang rusak, speedometer mati, dan rem tangan tidak berfungsi. Serta, harga tiket bus ekonomi yang dijual ke penumpang juga melebihi tarif batas atas," katanya.

Pemudik di Terminal Kalideres Menurun 50 Persen

Pihaknya juga menemukan pelanggaran tarif bus AKAP kelas ekonomi jurusan Kalideres - Pakuan, Sumatera Selatan. "Seharusnya batas atas seharga Rp 120.000 (Jakarta - Palembang), tapi dijual ke penumpang seharga Rp 280.000 per kursi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1829 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1070 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1055 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye973 personAnita Karyati