You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPPBJ DKI Didesak Percepat Proses Lelang
photo Doc - Beritajakarta.id

BPPBJ DKI Didesak Percepat Proses Lelang

Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta mengeluhkan lambannya proses penetapan pemenang lelang di Badan P‎elayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

‎Kita minta teman-teman BPPBJ bisa lebih mempercepat proses penetapan pemenang lelang

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Arifin mengatakan, lambannya penetapan lelang di BPPBJ DKI membuat pengerjaan fisik di jajarannya terhambat dan belum bisa dimulai.

DPRD DKI Minta Pembangunan Rusun Dipercepat

"‎Kita minta teman-teman BPPBJ bisa lebih mempercepat proses penetapan pemenang lelang," katanya, Kamis (28/7).

Ia mengungkapkan, pada tahun ini, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI mendapat anggaran sekitar Rp 4 triliun. Anggaran itu sebagian besar digunakan untuk pengerjaan fisik seperti pembangunan rumah susun (rusun).

"Pembangunan rusun lebih hampir 30. Perawatan gedung saja ada 21 pengerjaan, bangun gedung pemda 13. Semua kegiatan pelaksanaanya baru proses lelang," tuturnya.

Menurut Arifin, percepatan proses lelang di BPPBJ DKI Jakarta sangat dibutuhkan. Mengingat penyerapan anggaran di jajarannya sejauh ini baru mencapai 3, 47 persen.

"‎Saya optimis serapan anggaran bisa naik. Anggaran 2016 masih beberapa bulan lagi. Masih lima bulan lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1809 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1384 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1050 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1048 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye965 personAnita Karyati