You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TAFISA 2016 Ajak Masyarakat Dukung Pelestarian Primata Tarsius//
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Primata Tarsius Tumpara Jadi Maskot TAFISA 2016

Primata Tarsius Tumpara ditetapkan sebagai maskot The Association For International Sport for All (TAFISA) yang akan dihelat di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara mulai 6-12 Oktober 2016 mendatang.

Satwa ini langka betul. Bahkan di habitatnya di Kepulauan Siau, Sulawesi Utara hanya ada 1.300 ekor.

Deputi Gubernur Provinsi DKI Bidang Budaya dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan, Tarsius Tumpara dipilih sebagai maskot TAFISA 2016 karena merupakan jenis primata langka asli Indonesia yang perlu dikenal masyarakat.

"Satwa ini langka betul. Bahkan di habitatnya di Kepulauan Siau, Sulawesi Utara hanya ada 1.300 ekor. Artinya perlu dikembangbiakan," katanya di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jumat (29/7).

DKI Siap Jadi Tuan Rumah TAFISA

Sylvi mengungkapkan, event TAFISA mampu mengedukasi masyarakat akan pentingnya kelestarian hewan langka agar tetap hidup di habitatnya.

"Mudah-mudahan dengan jadi maskotnya TAFISA, orang jadi makin sadar, makin mencintai tarsius," tandasnya.

Perlu diketahui, TAFISA merupakan olahraga rekreasi masyarakat berskala internasional. TAFISA 2016 akan diikuti ribuan peserta dari dalam maupun luar negeri. Menurutnya, ada sekitar 58 cabang olahraga tradisional yang akan diikutsertakan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2056 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1030 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye929 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye926 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye806 personFakhrizal Fakhri