You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Manusia Pipa Kembali Tinggali Pipa di KBB Tanah Abang
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Pipa Palyja di KBB Kembali Dijadikan Rumah Pendatang

Pipa air milik PT Palyja yang membentang di atas Banjir Kanal Barat (KBB), Jalan Inspeksi KBB, Tanah Abang, Jakarta Pusat kembali dijadikan sebagai tempat hunian para warga pendatang.

Yang tinggal di dalam itu pendatang dan bergantian

Pantauan Beritajakarta.com, satu orang pemuda dan wanita paruh baya terlihat masuk ke kolong pipa air baku berukuran sekitar 25x 50 sentimeter tersebut.

137 Pendatang di Pulau Seribu Terjaring Operasi Binduk

Di dalam pipa itu, mereka melakukan aktivitas seperti mencuci pakaian layaknya di rumah.

Tarinem (50), pedagang kaki lima (PKL) di sekitar lokasi mengatakan, warga yang tinggal di dalam pipa tersebut telah sering ditertibkan. Namun, tak lama kemudian, mereka kembali tinggal dan bermukim di sana.

"Yang tinggal di dalam itu pendatang dan bergantian," katanya, Kamis (4/8).

Saat dikonfirmasi, Lurah Kampung Bali, Hermansyah membenarkan telah berkali-kali menertibkan warga pendatang yang tinggal di dalam pipa itu.

"Itu sudah sering kami tertibkan. Tapi kalau mereka balik lagi, secepatnya kita tertibkan kembali," tegasnya.

Ia mengaku tidak bisa terus menerus menyiagakan petugas di lokasi untuk menghalau para pendatang tinggal di dalam pipa.

 

"Kalau untuk siagakan petugas tidak mungkin. Karena petugas kami juga kurang," tandasnya.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2198 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1157 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1078 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1075 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personFakhrizal Fakhri