You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI-Australia Perkuat Kerjasama Bidang Peternakan dan Perikanan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI-Australia Perkuat Kerjasama Bidang Peternakan dan Perikanan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalami kerjasama dengan Pemerintah Australia terkait dengan impor daging sapi. Kerjasama dibidang perikanan pun sedang dijajaki.

Kerjasama bisa berkembang ke bisnis lain, seperti perikanan, akan coba untuk budi daya. Mereka akan training SDM juga, ini yang akan dibicarakan lebih dalam

"Kerjasama bisa berkembang ke bisnis lain, seperti perikanan, akan coba untuk budi daya. Mereka akan training SDM juga, ini yang akan dibicarakan lebih dalam," ujar Darjamuni, Kepala Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, Selasa (6/9).

Menurut Darjamuni, Pemprov DKI akan diundang ke Kedutaan Australia terkait pembicaraan yang lebih fokus dalam kerjasama daging sapi dan rencana bidang perikanan.

PD Dharma Jaya Usulkan PMP Rp 98 Miliar

"Minggu depan kami diundang oleh Kedutaan Australia untuk membahas secara teknis mengenai kerjasama," tandasnya.

Darjamuni menuturkan kebutuhan daging di Jakarta setiap harinya mencapai 165 ton. Jumlah tersebut sebagian besarnya merupakan impor. Karena daging lokal belum mencukupi kebutuhan di Ibukota.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29764 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye12353 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1902 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1605 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1239 personAnita Karyati