You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tanggul Laut Pastikan Warga Aman Dari Rob
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

39 Tiang Pancang Tanggul Laut Muara Baru Telah Terpasang

Pembangunan tanggul laut pengaman pantai di Jakarta Tahap 2 Paket 1 di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara telah dimulai. Saat ini 39 tiang pancang tanggul tersebut sudah terpasang sepanjang 50 meter.

Pemancangan tiang pancang sudah 39 titik

Kepala Pelaksana Pembangunan Pengaman Pantai di Jakarta Tahap 2 Paket 1, Agus Priyono mengatakan, tanggul laut ini nantinya dibangun sepanjang 1,8 kilomter dan ditargetkan selesai pertengahan 2018.

"Pemancangan tiang pancang sudah 39 titik. Per hari bisa dua sampai tiga titik pemancangan. Pemancangan bisa lebih cepat, tergantung kondisi cuaca," katanya, Kamis (15/9).

Tahun Ini, Pembangunan Tanggul Laut Ditarget Capai 400 Meter

Agus menjelaskan, tiang pancang yang dipasang di tanggul laut ini memiliki panjang 24 meter dengan diameter 1,2 meter. Pemancangan dilakukan hingga sedalam sekitar 17 meter dari dasar laut dan 3,5-4,5 meter dari muka air laut.

"Jadi masih aman. Kalau tanggul eksisting, dari permukaan air laut 1,5 meter. Jadi ketika rob bisa meluap ke permukiman masyarakat," ungkapnya.

Ia memastikan tanggul yang tengah dibangun ini mampu menahan air laut ketika pasang.

"Dipastikan ini membantu masyarakat sekitar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6886 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5679 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3445 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2129 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1895 personAnita Karyati