You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Deras, Sampah Mengalir ke Waduk Ria Rio
photo Nurito - Beritajakarta.id

Hujan Deras, Sampah Mengalir ke Waduk Ria Rio

Hujan deras yang mengguyur wilayah Ibukota, memicu timbulnya sampah di Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (19/9). Sampah umumnya masuk melalui saluran penghubung (Phb) yang ada di lokasi sekitar.

Setiap hujan deras, ya banyak sampah terbawa aliran air. Kalau banyak begini biasanya butuh dua hari untuk membersihkannya

Sebenarnya, setiap saluran air sudah dilengkapi alat penyaring sampah berupa jaring besi. Namun debit air yang tinggi membuat sampah banyak yang lolos. Umumnya sampah berupa botol plastik, kayu, styrofoam, busa, dan dedaunan.

Untuk membersihkan sampah, sekitar 15 pekerja harian lepas (PHL) UPK Badan Air harus menggunakan perahu rakitan yang telah dimodifikasi. Dengan perahu ini mereka membersihkan sampah yang mengapung di permukaan air.

Warga Ngabuburit di Taman Waduk Ria Rio

Di waduk ini ada tiga perahu rakitan yang setiap harinya digunakan untuk membersihkan sampah.

Sedangkan dari saluran Phb yang sejajar Jalan Pulomas Barat, sekat yang dipasang cukup efektif menahan sampah. Sehingga banyak yang terkumpul di dekat sekat terapung tersebut. Para petugas memperkirakan, pembersihan sampah membutuhkan waktu lebih dari dua hari.

Endang (45), salah satu PHL UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI mengatakan, setiap hujan deras, sampah selalu terbawa aliran air di sejumlah saluran Phb. Kemudian sampah bermuara ke waduk.

"Setiap hujan deras, ya banyak sampah terbawa aliran air. Kalau banyak begini biasanya butuh dua hari untuk membersihkannya," kata Endang.

Umumnya sampah berkumpul di pinggiran waduk. Terutama dekat pintu-pintu air saluran Phb atau saluran drainase.  Sampah banyak mengapung dan berkumpul. Namun banyak juga yang menyebar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1184 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1105 personAnita Karyati
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1100 personNurito
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1061 personFakhrizal Fakhri
  5. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye855 personNurito