You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Papan Reklame Di JPO akan Lebih Diawasi
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Segera Inventarisasi Papan Reklame di JPO

Agar peristiwa papan reklame roboh di jembatan penyebrangan orang (JPO) Pasar Minggu, tidak terulang, tim pengendali dan penertiban reklame Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperketat pengawasan papan reklame di JPO. Sebagai antisipasi, seluruh papan reklame di JPO segera diinvetarisasi.

Kita sifatnya memang yang sudah berizin akan menginfokan ke tim pengendali. Untuk inventalisir ada di Satpol PP

Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan, seharusnya seluruh papan reklame yang tidak sesuai perizinan dicopot. Karena itu, pihaknya akan meminta instansi terkait untuk menginventarisasi dan menertibkan reklame yang sudah tidak berizin.

Basuki Pastikan Evaluasi Reklame di Semua JPO

"Kita sifatnya memang yang sudah berizin akan menginfokan ke tim pengendali. Untuk inventarisasi ada di Satpol PP," ujarnya, Minggu (25/9).

Diakui Edy, masih ada sejumlah kendala dalam melakukan pengawasan. Salah satunya sumber daya manusia yang masih kurang sehingga pengawasan papan reklame yang cukup banyak jumlahnya di DKI tidak maksimal.

"Tim sebenarnya terus bergerak. Tapi belum menyentuh keseluruhan, kita sudah lakukan penertiban reklame seperti di Hayam Wuruk dan Kelapa Gading," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6253 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5610 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2052 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1818 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1627 personFakhrizal Fakhri