You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bupati : Budidaya Ikan Peluang Usaha Baru Warga Kepulauan Seribu
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Nelayan Pulau Seribu Diminta Kembangkan Budidaya Kerapu

Nelayan maupun warga Pulau Seribu diharapkan memanfaatkan program budidaya ikan kerapu yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara baik. Apalagi, saat ini permintaan pasar ikan kerapu terus meningkat.

Peluang usaha di sektor ini seharusnya bisa dimanfaatkan warga. Sehingga pendapatan warga pulau seribu semakin meningkat

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, peluang usaha di sektor budidaya ikan kerapu sangat baik. Karena itu, pemprov memberikan dukungan pada warga dengan memberikan 4.000 benih dan pendampingan budidaya ikan kerapu.

"Berdasarkan perhitungan, budidaya ikan kerapu akan memperoleh keuntungan besar. Bisnis ini memiliki prospek cemerlang dan harus dimanfaatkan warga," katanya, Selasa (27/9).

4.000 Benih Ikan Kerapu Dibagikan di Pulau Tidung

Menurut Budi, budidaya ikan kerapu bisa menjadi sektor andalan bisnis untuk mendongkrak pendapatan ekonomi warga di Kepulauan Seribu. Untuk mendukung kegiatan itu, Pemprov DKI Jakarta menjalin sama dengan Sekolah Tinggi Perikanan.

"Peluang usaha di sektor ini seharusnya bisa dimanfaatkan warga. Sehingga pendapatan warga pulau seribu semakin meningkat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4845 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2981 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1780 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1769 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1740 personNurito