You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
40 Pohon Langka Ditanam di Hutan SMAN 110
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

40 Pohon Ditanam di Hutan SMAN 110

Sebanyak 40 pohon ditanam di hutan sekolah milik SMAN 110 Jakarta, Jalan Bendungan Melayu Kelurahan Tugu Selatan, Koja. Selain meningkatkan kualitas lingkungan, keberadaan pohon diharapkan bisa menjadi pelajaran dan bahan penelitian.

Penanaman pohon akan meningkatkan kualitas lingkungan yang menunjang kehidupan

Wali Kota Jakarta Utara, Wahyu Hariyadi mengatakan, penduduk di wilayahnya sekitar 1,7 juta warga dengan kepadatan penduduk mencapai 11 ribu jiwa per kilometer. Karenanya, penghijauan sangat dibutuhkan sebagai penunjang kualitas udara dan air.

"Penanaman pohon akan meningkatkan kualitas lingkungan yang menunjang kehidupan. Sehingga meningkatkan kualitas kesehatan dan rohani kita," ujarnya, seusai melakukan penanaman pohon dalam rangka hari menanam pohon sedunia tingkat kota Jakarta Utara, Rabu (8/12).

100 Pohon Tanjung Ditanam di Sepanjang Jl Cengkeh

Keempat pohon yang ditanam yakni, pohon nyamplung, matoa, mangga dan lada. Tidak hanya secara simbolis, penanaman pohon juga akan dilakukan secara berkelanjutan di ruang terbuka hijau.

"Ini sekaligus mensosialisasikan pohon nyamplung sebagai ikon Jakarta Utara," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29742 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye11430 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1888 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1573 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1226 personAnita Karyati