You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gedung Promosi UMKM Tidak Digunakan Sejak Dibangun
photo Doc - Beritajakarta.id

Gedung UMKM Terlantar di Pondok Ranggon Milik Dinas KUMKMP

Itu lahan kami, tapi gedungnya bukan milik kami

Kepala Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni menyampaikan gedung promosi UMKM di Pondok Ranggon, Jakarta Timur bukan berada di bawah pengelolaannya.

Gedung tersebut merupakan milik Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta.

Gedung Promosi UKM di Pondok Ranggon Terlantar

"Itu lahan kami, tapi gedungnya bukan milik kami. Awalnya memang ingin digunakan untuk promosi UMKM, namun tidak kunjung terlaksana," katanya, Selasa (13/12).

Menurut Darjamuni, awalnya, gedung tersebut dibangun Dinas KUMKMP DKI Jakarta sebagai promosi sapi perah. Namun, setelah selesai dibangun, gedung tersebut tidak digunakan hingga berkondisi rusak.

"Jadi dinas kita memang tidak dilibatkan sejak awal. Mereka datang bawa surat keputusan gubernur untuk bangun gedung di sana," ujarnya.

Ia mengaku sudah meminta agar gedung tersebut digunakan untuk kegiatan. Hanya saja, hingga kini izin penggunaan gedung itu belum pernah diproses.

"Itu juga sudah pernah diperiksa, kondisi bangunan rusak dan karatan. Peralatan kantor juga banyak hancur karena tidak digunakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati