You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Kaki Lima PKL Monas
photo Andry - Beritajakarta.id

Basuki: Penertiban PKL Monas Lebih Mudah Dibanding Tanah Abang

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama optimis penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat akan rampung bulan Agustus. Pasalnya, proses penertiban PKL di Monas lebih mudah dibanding penertiban di kawasan Tanah Abang.

PKL Monas sekarang sudah terkendali, sudah tak ada masalah lagi. Saya kira Monas lebih gampanglah dibanding Tanah Abang

"PKL Monas sekarang sudah terkendali, sudah tak ada masalah lagi. Saya kira Monas lebih gampanglah dibanding Tanah Abang," kata Basuki di Balaikota, Selasa (5/8).

Ia mengungkapkan, Monas yang memiliki luas sekitar 80 hektar lebih dijaga dari kepungan PKL liar karena sudah dikelilingi pagar besi. Kondisi berbeda terlihat dengan pasar terbuka di Tanah Abang. "Kalau ada pagar kan enggak mungkin komedi putar bisa masuk kalau enggak dibukakan pintu," ungkapnya.

Tertibkan Monas, DKI Dapat Dukungan TNI & Polri

Pemprov DKI, kata Basuki, juga telah menata pengelolaan Monas dengan menyatukan dua unit pengelola taman dan tugu di bawah satu komando yakni UPT Monas yang dipimpin Rini Hariyani. "Suratnya tinggal menunggu tanda tangan pak Gubernur," tuturnya.

Namun Basuki menjelaskan, pihaknya akan mengosongkan kawasan IRTI Monas terlebih dahulu mengingat jumlah pedagang saat ini mencapai 1.000 PKL. Selanjutnya, menggelar seleksi sebanyak 308 PKL untuk berdagang di kawasan tersebut.

"Sudah ada nama kan gampang. Kita harus menata mereka. Kita sudah tau kok cuma 308 nama. Dan tidak boleh jual dan tidak bisa diwariskan kepada cucu, cuma  boleh anak, menantu, pasangan. Pedagangnya juga tidak boleh menginap di situ," jelasnya.

Ia menambahkan, PKL yang telah diseleksi akan diberikan kartu identitas dan diperbolehkan berdagang di kawasan IRTI Monas. "Kita akan terapkan sistem tersebut. Jadi IRTI Monas akan dikosongkan dahulu baru kita tata ulang pedagangnya," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7720 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6094 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1658 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1454 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1344 personFakhrizal Fakhri