You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Keluarga Korban Kapal Zahro Express Masih Datangi RS Polri
photo Nurito - Beritajakarta.id

Keluarga Korban Kapal Zahro Express Masih Datangi RS Polri

Hingga kini, Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur masih didatangi para keluarga korban Kapal Zahro Express.

Hubungan saya dengan ayah korban, sama-sama aktif di Al Azhar

Para keluarga korban kapal terbakar tersebut silih berganti datang menemui petugas dari tim identifikasi di gedung Sentra Visum dan Medikolegal.

Pantauan beritajakarta.com di lapangan, pihak keluarga korban masuk ke ruang DNA di lantai dasar gedung Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri Kramat Jati.

Foto Ante Mortem Dikenali Keluarga Korban KM Zahro

Di ruangan tersebut, mereka melihat foto ante mortem properti korban yang dipasang di sebuah papan pengumuman.

Di antara para keluarga korban, hadir mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Adyaksa Daud bersama tiga rekannya.

Kehadirannya di sana untuk menjenguk Abdan (14), korban Kapal Zahro Express yang masih dirawat. Sementara orang tua korban telah meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Rabu (4/1) sore kemarin, jasad ayahanda Abdan yang diketahui bernama Bunyamin (45), sudah berhasil diidentifikasi dan dibawa pihak keluarganya ke rumah duka.

"Saya hanya mau menjenguk Abdan.  Hubungan saya dengan ayah korban, sama-sama aktif di Al Azhar. Kami pengurus Al Azhar," kata Adyaksa di lokasi, Kamis (5/1).

Rencananya, Abdan hari ini akan pulang karena kondisinya mulai membaik. Salah satu korban kapal terbakar ini menderita batuk dan sesak napas setelah menghirup asap tebal.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati