You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Atasi Banjir Kiriman, Semua Pintu Air Dibuka
photo Doc - Beritajakarta.id

Atasi Banjir Kiriman, Semua Pintu Air Dibuka

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatasi banjir kiriman dari hulu dengan membuka semua pintu air agar air tidak tertahan pada satu titik saja.

Sekarang debit air di Katulampa sudah turun. Kami monitor terus, tiap menit pintu air dibuka

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memonitor kondisi pintu air, terutama saat musim penghujan seperti sekarang.

"Sekarang debit air di Katulampa sudah turun. Kami monitor terus, tiap menit pintu air dibuka," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/2).

Pagi Ini, Lima Pintu Air Siaga III

Menurut Basuki, daerah yang saat ini terendam banjir merupakan kawasan yang belum terkena normalisasi sungai. Sehingga lebar sungai tidak mampu menampung debit air yang tinggi.

"Yang banjir itu memang daerah yang belum selesai normalisasi, termasuk banyak perumahan yang lokasinya nggak ada saluran air," ucapnya.

Gubernur juga sudah memerintahkan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Teguh Hendarwan, untuk melaporkan perkembangan normalisasi yang dilakukan. Semua sungai yang terjadi penyempitan harus dilakukan normalisasi supaya kembali lebar.

"Kalau memang itu ada masalah, harus tetap normalisasi semuanya," tukas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6927 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5686 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3690 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1904 personAnita Karyati