You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas Perumahan komunikasi intens dengan PLN bahas aliran listrik rusunawa KS Tubun
photo Doc - Beritajakarta.id

Persoalan Aliran Listrik di Rusun KS Tubun Segera Diselesaikan

Permasalahan aliran listrik di Rumah Susun (Rusun) KS Tubun, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, segera diselesaikan.

Aliran listrik di Rusun KS Tubun direncanakan menggunakan daya teganggan rendah (TR)

Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Arifin menegaskan, komunikasi intensif terus dilakukan dengan pihak PLN dan kontraktor pembangunan rusun.

"Aliran listrik di Rusun KS Tubun direncanakan menggunakan daya teganggan rendah (TR)," kata Arifin, Sabtu (4/3)

Pembangunan Rusun di Ibukota akan Diperiksa

Pihaknya, lanjut Arifin, berkeyakinan ada solusi terbaik. Sehingga, 522 unit rusun dapat segera dihuni.

Dihubungi terpisah, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN, Aries Dwianto menuturkan, pihaknya selalu proaktif melayani pelanggan baru PLN.

Menurutnya, aliran listrik pada perumahan memang menggunakan daya TR. Sebab, daya teganggan menengah (TM) digunakan pada pusat perbelanjaan.

"Saya pastikan, PLN tidak akan menolak apabila ada permintaan pasang baru maupun tambah daya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14393 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3426 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2150 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1843 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1079 personAnita Karyati