You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Batik
photo Doc - Beritajakarta.id

30 Warga Rusun Pulogebang Ikuti Pelatihan Membatik

Warga Rusun Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur dilatih membatik. Selain meningkatkan kemampuan warga, membatik bisa memberikan pemasukan bagi warga.

Pelatihan membatik ini dengan melibatkan Dekranasda DKI 

Kepala Unit Pengelola (UP) Rusun Pulogebang, Ageng Darmintono mengatakan, pelatihan membatik ini diberikan oleh Dekranasda DKI Jakarta. Ada 30 warga yang ikut dalam pelatihan tersebut.

"Pelatihan membatik ini dengan melibatkan Dekranasda DKI. Sebelumnya pernah ada juga dengan melibatkan pembatik lokal namun terhenti karena gulung tikar," kata Ageng, Senin (17/4).

Warga Pejaten Timur Dilatih Tangani Kebakaran

Warga mengikuti pelatihan membatik mulai dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, setiap hari Senin. Ada empat instruktur dari Dekranasda yang melatih warga rusun untuk membatik.

"Tidak menutup kemungkinan jika hasil kerajinan tangan warga bagus dan layak, maka akan dibantu promosinya," tuturnya.

Nurhasanah (45), salah seorang peserta mengaku senang dengan adanya pelatihan membatik ini. Setidaknya ia bersama rekan-rekannya kini memiliki keterampilan untuk mengisi waktu luangnya.

"Dari pelatihan membatik ini kita berharap ada kemajuan. Kita semua memiliki keterampilan dan ke depan bisa jadi modal untuk menopang hidup," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6778 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2945 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2113 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1880 personAnita Karyati