You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Legislatif Dukung Rencana Sertifikasi PHL Bidang Konstruksi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Legislatif Dukung Rencana Sertifikasi PHL Bidang Konstruksi

Rencana Pemprov DKI Jakarta untuk mensertifikasi pekerja harian lepas (PHL) yang memiliki kemampuan teknis di bidang konstruksi mendapat dukungan dari pihak Legislatif.

Perlu ada komunikasi dan konsultasi lebih lanjut dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P Ahmad mengatakan, dirinya sangat mendukung sertifikasi sebagai perbaikan etos kerja dan kualitas SDM. Namun, Riano mewanti-wanti agar proses sertifikasi sesuai dengan regulasi yang ada dan benar-benar tertata.

"Perlu ada komunikasi dan konsultasi lebih lanjut dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," kata Riano, Jumat (21/4).

BPPBJ Ingin PHL Bidang Konstruksi Bersertifikasi

Dijelaskan Riano, para PHL rata-rata merupakan lulusan SMA atau diploma. Sehingga, perlu dilakukan klasifikasi yang menentukan mereka layak disertifikasi.

"Saya yakin, sebelum direkrut para PHL telah menjalani pelatihan dan pendidikan," tandasnya.

Sebelumnya, gagasan setifikasi bagi PHL ini disampaikan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta, Blessmiyanda. Tujuannya, agar kemampuan dan kinerja mereka terukur serta bisa menerima upah lebih dari UMP.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye18336 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11346 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6790 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3673 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1727 personFolmer