You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Ribu Benih Ikan Ditebar di Waduk Sekkau Halim Perdanakusuma
photo Nurito - Beritajakarta.id

100 Ribu Benih Ikan Ditebar di Waduk Sekkau

Sebanyak 100 ribu benih ekor ikan ditebar di Waduk Sekkau Kompleks Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (28/4).

Pengambilan ikan hanya boleh dipancing setelah empat bulan

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, seluruh benih ikan yang ditebar nantinya boleh diambil warga dengan cara dipancing.

"Pengambilan ikan hanya boleh dipancing setelah empat bulan," kata Bambang.

Januari - April, Sebanyak 347 Kucing Peliharaan Warga Disterilisasi

Disebutkan, jenis benih ikan yang ditebar adalah nila. Ikan jenis ini dinilai mampu bertahan hidup di perairan waduk. Kemudian ikan ini juga cepat berkembang biak dan nilai proteinnya sangat tinggi.

Sementara, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama TNI Fadjar Prasetyo mengatakan, pihaknya terus memberikan dukungan terkait penataan dan pemeliharaan lingkungan.

"Kami juga akan terus mendukung program Pemprov DKI ke depannya dan dapat terus ditingkatkan. Setelah ditebari ikan, waduk ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat," tandasnya.

Selain menebar ikan, dalam acara tersebut juga dilakukan penanaman 100 pohon produktif.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29879 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14043 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye2506 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1975 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1700 personAldi Geri Lumban Tobing