You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sekolah Harus Perbanyak Ekstrakurikuler Untuk Cegah Tawuran
photo Humas Jakarta Timur - Beritajakarta.id

Sekolah Harus Perbanyak Ekstrakurikuler Untuk Cegah Tawuran

Guna mencegah terjadinya tawuran antar pelajar, sekolah harus memperbanyak kegiatan ekstra kurikuler. Dengan demikian mempersempit waktu pelajar untuk berkegiatan negatif usai mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Pola pendidikan saat ini semestinya diperbanyak kegiatan ekskulnya. Ini untuk mencegah tawuran pelajar. Kemudian juga diperbanyak dengan kegiatan sosial dan keagamaan

"Pola pendidikan saat ini semestinya diperbanyak kegiatan ekskulnya. Ini untuk mencegah tawuran pelajar. Kemudian juga ditambah dengan kegiatan sosial dan keagamaan," kata Bambang Musyawardana, Wali Kota Jakarta Timur, usai memimpin apel upacara Hari Pendidikan Nasional, di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (2/4).

Banyaknya kegiatan positif akan membuat pelajar tidak lagi berkumpul ditempat-tempat yang tidak semestinya seperti di pinggir jalan, terminal dan sebagainya. Karena ini dapat memicu terjadinya kasus tawuran pelajar.

Ini Poin Kesepakatan Cegah Tawuran di Jl Dewi Sartika

Bambang menambahkan, dalam menghadapi era globalisasi ini, sejatinya tidak hanya digalakkan pembangunan fisik. Namun pada diri siswa juga harus ditanamkan nilai-nilai kebangsaan, budi pekerti, sopan santun dan keagamaan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2492 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1312 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1057 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1056 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye895 personDessy Suciati