You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Volume Sampah di Jakbar Berkurang 20 Persen
photo Doc - Beritajakarta.id

Volume Sampah di Jakbar Berkurang 20 Persen

Bank sampah di Jakarta Barat berhasil mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Saat ini sudah ada 102 bank sampah di Jakarta Barat yang tersebar di delapan kecamatan.

Tapi dengan adanya bank sampah berkurang 20 persen, menjadi 1.300 ton per hari

"Volume sampah di Jakarta Barat itu 1.500 ton per hari. Tapi dengan adanya bank sampah berkurang 20 persen, menjadi 1.300 ton per hari," kata Edy Mulyanto, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Jumat (5/5).

Menurut Edy, pihaknya akan terus menambah jumlah bank sampah di Jakarta Barat sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 157 Tahun 2016 tentang Pembinaan dan Pengembangan Bank Sampah.

60 Warga Cipete Utara Dilatih Daur Ulang Sampah

"Kami akan terus menambah jumlah bank sampah, ya minimal satu RW satu bank sampah," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang berusaha membuat bank sampah di lingkungan sekolah. Sehingga anak-anak sejak dini ikut peduli dengan kebersihan dan juga paham sampah yang mempunyai nilai ekonomis.

"Tahun 2017 ini sudah ada sekitar 25 bank sampah yang kami buat di lingkungan sekolah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6941 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5688 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3759 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2139 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1907 personAnita Karyati