You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kamar Hotel Grand Cempaka Mulai Direnovasi Bernuansa Betawi
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Jaktour Perbanyak Sentuhan Nuansa Betawi di Hotel Grand Cempaka

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) terus berupaya mengimplementasikan pelestarian budaya Betawi di hotel - hotel yang dikelolanya. Salah satunya di Grand Cempaka Business Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Sekarang 30 kamar kita beri sentuhan Batik Betawi, 

Direktur Utama PT Jaktour, Emeraldo B Parengkuan mengatakan, saat ini 30 kamar dan ballrom tengah hotel tersebut sedang direnovasi untuk dipasang  ornamen bernunsa Betawi. 

Festival Jakarta Great Sale Efektif Dongkrak PAD DKI

"Sekarang 30 kamar kita beri sentuhan Batik Betawi, ballroom juga seluruh ornamennya kita ganti nuansa Betawi. Renovasinya sudah tahap finishing," ujarnya, Jumat (26/5). 

Tidak hanya melakukan pembenahan terhadap kamar dan ballroom, Grand Cempaka Business Hotel juga menyediakan bir pletok sebagai welcome drink bagi tamu-tamu. Nantinya, kata Emeraldo, saat HUT Jakarta di hotel ini juga akan digelar Festival Kuliner Betawi. 

Emeraldo menambahkan, pihaknya juga sedang mempersiapkan kerja sama dengan Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) untuk membuka outlet khusus yang menyediakan berbagai suvenir dan oleh-oleh khas Betawi.

"Dengan Bamus sudah ada pembicaraan mau memajang kerajinan Betawi. Tahapannya masih dimatangkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1206 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati