You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rekayasa Lalin di Akses Keluar Terminal Kampung Rambutan Dipermanenkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Rekayasa Lalin di Terminal Kampung Rambutan Dipermanenkan

Setelah diuji coba selama sepekan, akhirnya rekayasa lalu lintas di akses keluar Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kampung Rambutan, Jakarta Timur, dipermanenkan. Pembatas jalan yang semula hanya menggunakan traffic cone kini diganti dengan beton movable concrete barrier (MCB).

Kita harapkan dengan rekayasa lalu lintas ini, akses keluar terminal menjadi tertib

"Setelah sepekan uji coba, ternyata efektif rekayasa lalu lintas dilakukan. Makanya mulai hari ini kita permanenkan. Caranya kita pasangi beton MCB di tengah jalan," kata Emiral August Dwinanto, Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Terminal AKAP Kampung Rambutan, Selasa (30/5).

Beton MCB ini dipasang memanjang sekitar 300 meter di akses keluar. Upaya ini dilakukan demi ketertiban lalu lintas. Sebelumnya, banyak bus AKAP mangkal di akses keluar hingga lalu lintas menjadi semrawut.

Rekayasa Lalin Diberlakukan di Sekitar Proyek Underpass Mampang

"Kita harapkan dengan rekayasa lalu lintas ini, akses keluar terminal menjadi tertib. Akan kita siagakan sekitar enam personel setiap hari guna mengatur lalu lintas di akses keluar ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1171 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1081 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1017 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye912 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye880 personAnita Karyati