You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jumlah PMKS di Jakpus Menurun
photo Doc - Beritajakarta.id

Jumlah PMKS di Jakpus Menurun

Jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang dijangkau di Jakarta Pusat pada awal hingga pertengahan Ramadan tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu.

Imbauan untuk tidak memberikan uang kepada PMKS terus digencarkan

Pada Ramadan hari pertama hingga keempat belas tahun ini, terdapat 87 PMKS yang dijangkau. Sementara, dalam periode yang sama tahun lalu berjumlah 128 orang.

Kepala Sudin Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menilai, hasil ini menjadi indikator bahwa imbauan untuk tidak memberi uang kepada PMKS di jalan-jalan mulai meningkat.

276 Titik Rawan PMKS Diawasi Saat Ramadan

"Imbauan untuk tidak memberikan uang kepada PMKS terus digencarkan," kata Budi, Selasa (13/6).

Sementara, Kasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan Penindakan Satpol PP Jakarta Pusat, Santoso mengatakan, pihaknya juga sudah mengantisipasi potensi maraknya PMKS saat Ramadan.

"Kita rutin patroli kewilayahan dan dampaknya mulai terlihat kalau jumlah PMKS semakin berkurang," terangnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan Sudin Sosial Jakarta Pusat juga terus dilakukan. Tujuannya, untuk memaksimalkan penjangkauan agar para PMKS bisa dibina di panti sosial.

"Kami minta warga juga tidak sungkan untuk melaporkan keberadaan PMKS," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7003 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4509 personAnita Karyati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2181 personFakhrizal Fakhri
  4. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2100 personDessy Suciati
  5. Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

    access_time29-10-2026 remove_red_eye1720 personFakhrizal Fakhri