You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Tabur Bunga di TPU Karet Bivak Raup Keuntungan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Omzet Penjual Bunga di TPU Karet Bivak Meningkat

Tradisi ziarah kubur, mendatangkan berkah tersendiri bagi punjual bunga di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Omzet jualan pedagang meningkat signifikan.

Hari ini, hingga siang hari sudah dapat Rp 700 ribu

Banyaknya peziarah yang datang membuat para penjual bunga dapat meraih omzet hingga Rp 3 juta per hari.

Tri Nur Zaenah (42), salah seorang pedagang bunga tabur di TPU Karet Bivak menuturkan, saat hari biasa omzetnya hanya berkisar Rp 100 ribu.

TPU Karet Bivak Ramai Peziarah

"Hari ini, hingga siang hari sudah dapat Rp 700 ribu, kalau sehari kemarin Rp 3 juta. Biasanya, sore hari peziarah yang datang makin ramai," kata Tri, Senin (26/6).

Nur merinci, untuk pandan, kenanga, pihong eceran dijual seharga Rp 5.000 dan pihong satu pak dijual Rp 100.000.

Sementara, bunga mawar dan melati dijual seharga Rp 30.000, setangkai bunga sedap malam dan mawar dijual Rp 5.000.

"Bunga hias dijual Rp 20.000 dan air mawar Rp 5 ribu per botol," kata perempuan yang sudah 17 tahun berjualan di TPU Karet Bivak.

Sementara, Angelia pedagang lainnya mengungkapkan, momen ziarah saat Lebaran ini membuat omzet jualannya meningkat signifikan.

"Hari ini saya sudah dapat Rp 500 ribu. Ada kenaikan harga jual tapi tidak terlalu banyak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4615 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2955 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1766 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1745 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1726 personNurito