You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP Saring 30 Peserta Lomba Masak Ikan Nusantara
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Gelar Audisi Peserta Lomba Masak Ikan Nusantara

Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, menggelar audisi calon peserta lomba masak ikan nusantara yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kita akan mencari 30 peserta untuk diajukan ke tingkat nasional

Lomba ini merupakan rangkaian perayaan HUT ke-72 Republik Indonesia.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, nantinya pemenang lomba berkesempatan mendapat workshop dan memasak untuk Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Tingkat Konsumsi Ikan Warga DKI Masih Minim

Selain itu, kata Darjamuni, kegiatan ini juga untuk mencari juru koki olah ikan yang mampu menyajikan ikan nusantara menjadi santapan lezat dan bergizi.

"Dinas KPKP sebagai pelaksana audisi di Jakarta. Kita akan mencari 30 peserta untuk diajukan ke tingkat nasional," katanya, Sabtu (22/7).

Dijelaskan Darjamui, proses pendaftaran peserta dilakukan secara online melalui situs masak Primarasa.co.id. Calon peserta cukup mendaftarkan resep ikan dan foto hasil masakannya. Nantinya, 30 peserta yang masuk nominasi akan dihubungi panitia.

"Detail persyaratan nanti bisa dilihat di sana. Terakhir pendaftaran online wilayah Jakarta pada 28 Juli ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye13466 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11298 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6760 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3624 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1705 personFolmer