You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengunjung Museum Nasional Semakin Bertambah
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

Pengunjung Museum Nasional Alami Peningkatan

Pengunjung Museum Nasional atau juga dikenal Museum Gajah di Jl Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, terus mengalami peningkatan sejak 2014 lalu.

Kita punya koleksi benda arkeologi, etnografi, geografi, keramik, numesmatik dan heladrik

Kasi Promosi Museum Nasional, Oting Rudy Hidayat mengatakan, pada tahun 2014 jumlah pengunjung sebanyak 245.848 orang. Di tahun 2015 mencapai 297.134 pengunjung dan di tahun 2016 sebanyak 399.618 wisatawan.

"Periode Januari hingga Juni 2017, jumlah pengunjung sudah 149.621 orang," ujar Oting, Senin (31/7).

Museum Perumusan Naskah Proklamasi Sudah Dikunjungi 13.283 Wisatawan

Dijelaskannya, harga tiket masuk museum untuk dewasa sebesar Rp 5.000, anak-anak Rp 2.000 dan wisatawan asing Rp 10.000. Sementara, untuk rombongan, kategori dewasa hanya dikenakan tarif Rp 3.000 dan anak-anak Rp 1.000.

"Harga tiket masuk museum yang sangat terjangkau manjadi salah satu pemicu terus meningkatnya jumlah pengunjung," katanya.

Oting menambahkan, untuk jumlah koleksi hingga saat ini berjumlah 153.000 koleksi, baik berupa benda peninggalan sejarah masa lampau serta sejumlah artefak yang ditemukan di nusantara.

"Kita punya koleksi benda arkeologi, etnografi, geografi, keramik, numesmatik dan heladrik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1333 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1172 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye968 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye940 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye768 personFakhrizal Fakhri
close