You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Kep Seribu Gelar Bimtek Kewasapadaan Dini
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

FKDM Diminta Bantu Deteksi Dini Potensi Tindak Kejahatan

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) diminta untuk membantu mendeteksi adanya ancaman ketertiban dan keamanan yang melalui jalur perairan Kepulauan Seribu. Sehingga tindak kejahatan bisa dicegah.

Sebagai daerah kawasan strategis pariwisata nasional, tentu pencegahan kerawanan harus dideteksi sedini mungkin

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap mengatakan, wilayah Kepulauan Seribu merupakan kawasan yang aman, nyaman dan damai. Namun tentunya potensi kerawanan itu ada. Karena sebagian besar wilayah Kepulauan Seribu adalah lautan.

"Keamanan Kepulauan Seribu makin hari makin baik. Sebagai daerah kawasan strategis pariwisata nasional, tentu pencegahan kerawanan harus dideteksi sedini mungkin," ujar Ismer, saat membuka bimbingan teknik untuk FKDM, Rabu (9/8).

Pemilik Homestay di Kepulauan Seribu Diminta Tampilkan Hiburan

Sementara itu, Kasubid Kewaspadaan Dini Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Habieb Setiawan menambahkan, kegiatan ini untuk mendidik masyarakat bagaimana berperan dalam deteksi dan pencegahan dini.

"Jadi agar FKDM sebagai elemen masyarakat Kepulauan Seribu paham bagaimana sistem deteksi dan pencegahan dini agar suatu wilayah itu tidak rawan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1341 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1184 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye978 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye948 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye776 personFakhrizal Fakhri
close