You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kolam Retensi Jadi Bagian Pembangunan NCICD Fase A
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Kolam Retensi Jadi Bagian Pembangunan NCICD Fase A

Proyek pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, akan dilengkapi dengan kolam retensi atau polder.

Adanya polder ini ditargetkan bisa membuat kawasan Cilincing dan sekitarnya terbebas dari banjir

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, fungsi kolam retensi ini untuk menampung semua air dari Kali Cakung Drain. Polder ini nantinya akan dilengkapi dengan pompa.

"Keberadaan polder ditargetkan bisa membuat kawasan Cilincing dan sekitarnya terbebas dari banjir," ujar Saefullah, Kamis (10/8).

Pembangunan Tanggul NCICD Kewajiban Swasta Tunggu Regulasi

Dijelaskannya, polder akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane. Pembangunan polder ini simultan dan satu paket dengan pembangunan NCICD yang sekarang sedang dikerjakan.

"Area yang diperlukan mencapai 5,2 hektare," katanya.

Ia menambahkan, masih ada kebutuhan sebanyak 1,92 hektare yang perlu dibebaskan. Untuk itu, melalui camat setempat akan dilakukan sosialisasi dan inventarisasi.

"Untuk pembebasan lahan, anggarannya ada di Dinas Sumber Daya Air," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2521 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1341 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1087 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1087 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye776 personFakhrizal Fakhri