You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dharma Jaya Ubah Limbah Ternak Jadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomis
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

PD Dharma Jaya Olah Kotoran Sapi Jadi Pupuk Kompos

Inovasi terus dilakukan PD Dharma Jaya untuk menambah pendapatan perusahaan. Salah satunya dengan mengolah kotoran sapi menjadi pupuk kompos.

Kotoran ternak itu bisa memberikan manfaat dan menghasilkan kalau kita mau mengelolanya

Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusuma Jati mengungkapkan, dirinya ingin mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar bisa berdaya guna dan berhasil guna. Sehingga, bisa memberikan kotribusi positif bagi perusahaan.

"Kotoran ternak itu bisa memberikan manfaat dan menghasilkan kalau kita mau mengelolanya," kata Marina, Senin (14/8).

PD Dharma Jaya akan Tambah Outlet DJ Meatshop and Resto

Dijelaskannya, selain untuk memenuhi kebutuhan pupuk di lahan pertanian milik PD Dharma Jaya, pupuk ini juga dijual kepada masyarakat. Jadi, bisa bernilai ekonomis.

"Rencananya, pupuk kompos ini juga akan kita tawarkan kepada SKPD yang membutuhkan," terangnya.

Sementara, salah seorang staf Divisi Penggemukan, Bhisma Prasetya Kartika Yudha mengatakan, inovasi ini mulai dikerjakan serius sejak Maret lalu.

"Kita sudah diberikan pendampingan oleh ahlinya hingga dilakukan uji laboratorium. Pupuk kompos yang kita buat sudah memiliki kualitas dan pengemasan yang baik," tuturnya.

Ia menambahkan, untuk pupuk kompos ukuran 10 kilogram dijual Rp 12 ribu dan ukuran 20 kilogram dijual Rp 20 ribu.

"Saya berharap, semakin banyak masyarakat maupun instansi pemerintah yang meminati pupuk kompos dari PD Dharma Jaya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6288 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2762 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2290 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1915 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1792 personNurito