You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim Penilai LSS 2017 tinjau SMA Negeri 63, Jakarta Selatan
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tinjau SMAN 63

Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) DKI Jakarta, meninjau SMA Negeri 63, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Tim yang terdiri dari sembilan orang ini diterima Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin.

Kita punya komitmen yang sama untuk membangun sekolah yang sehat dan perilaku hidup sehat.

Dalam kesempatan itu, Arifin mengatakan, usaha kesehatan sekolah (UKS) di sekolah tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman dan kemampuan yang ada.

Wakil Wali Kota Jaksel Tinjau SMPN 48

"LSS ini merupakan salah satu upaya untuk menjadikan Jakarta Selatan menjadi Kota UKS dan senantiasa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Arifin, Selasa (22/8).

Ketua Tim Penilai LSS DKI Jakarta, Waluyo Hadi menuturkan, pihaknya akan menilai 10 indikator yang ada di sekolah. Di antaranya, kepadatan ruang kelas minimal 1,75 meter per segi per anak, tingkat kebisingan kurang dari 45 desibel, memiliki lapangan atau halaman, aula dan memiliki lingkungan sekolah yang bersih, rindang serta nyaman.

"Sumber air bersih juga harus memadai, jarak sumber air bersih dan septic tank minimal 10 meter," ujar Waluyo.

Pada LSS tahun ini, Jakarta Selatan diwakili SMAN 63 Petukangan Utara,  TK Aisyah IV Tebet, SDN Pesanggrahan 10 dan SMPN 48. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1355 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1209 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye996 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye966 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye789 personFakhrizal Fakhri
close