You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 30 PKL Jl Alur Laut Akan Direlokasi ke Pasar Walang Baru
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

30 PKL Jl Alur Laut Akan Direlokasi ke Pasar Walang Baru

Sebanyak 30 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Alur Laut, Rawa Badak Selatan, akan direlokasi Pasar Walang Baru, Koja, Jakarta Utara. Ini sebagai cara menata lingkungan sekaligus meramaikan pasar.

Namun saya minta harus diseleksi betul PKL yang akan berjualan di Pasar Walang Baru. Agar semuanya tertib, rapih bersih dan nyaman

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, Pasar Walang Baru, selain untuk menampung pedagang eksisting juga dapat dimanfaatkan untuk berjualan PKL. Pengaturan tempat dan waktu berjualan PKL harus disesuaikan dengan kondisi yang ada.

"Namun saya minta harus diseleksi betul PKL yang akan berjualan di Pasar Walang Baru. Agar semuanya tertib, rapih bersih dan nyaman," kata Djarot usai meresmikan Pasar Walang Baru, Kamis (23/8).

Djarot Resmikan Pasar Walang Baru

Sementara, Lurah Rawa Badak Selatan, Soetarjo mengatakan, 30 PKL yang direkomedasikan merupakan pedagang kuliner. Selama ini mereka berjualan di Jalan Alur Laut setiap hari pukul 16.00-22.00 WIB.

"Semua yang mau direlokasi itu adalah pedagang makanan berjumlah sekitar 30 pedagang. Jika sudah masuk pasar maka ini akan menjadi wisata kuliner di sini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1242 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1211 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye966 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye932 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye825 personDessy Suciati