You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Breakwater di Pulau Panggang di Perbaiki
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Breakwater di Pulau Panggang Diperbaiki

Sebanyak 12 petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu melakukan perbaikan breakwater atau tanggul pemecah gelombang laut sisi utara Pulau Panggang. Ditargetkan perbaikan tersebut selesai akhir Oktober.

Susunan kubus kami evaluasi guna memperkuat tanggul. Karena akhir-akhir ini gelombang di Kepulauan Seribu cukup tinggi

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kepulauan Seribu, Ahmad Saiful mengatakan, dua hari ini pihaknya sudah melakukan perbaikan tanggul sisi utara Pulau Panggang yang rusak akibat terkena hantaman ombak angin timur pada Agustus lalu.

"Ada lima titik breakwater yang rusak, panjangnya sekitar 400 meter. Dua hari ini petugas sudah mulai menyusun kubus yang berserakan," kata Saiful, Kamis (14/9).

Breakwater Ambrol di Pulau Panggang Mulai Diperbaiki

Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan dengan menyusun ulang kubus dan mengganti pola penyusunan dari yang sebelumnya 432 menjadi piramida. Diharapkan menjadi lebih kuat untuk menahan gelombang tinggi.

"Susunan kubus kami evaluasi guna memperkuat tanggul. Karena akhir-akhir ini gelombang di Kepulauan Seribu cukup tinggi. Ditargetkan akhir Oktober selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6896 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5679 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3487 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2131 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati