You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
289 Bangunan Liar di Areal Rusun akan Ditertibkan Bertahap
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Penertiban Bangunan Liar di Rusun Dilakukan Bertahap

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, akan menertibkan sekitar 350 bangunan liar yang ada di areal tujuh lokasi rumah susun.

Kami akan tertibkan bangunan liar yang lokasinya dipastikan berada di areal rusun secara bertahap

Kepala Bidang Pembinaan dan Peran serta Masyarakat Dinas PRKP DKI Jakarta, Melly Budi Astuti mengatakan, dari 350 bangunan liar tersebut, 61 di antaranya yang berada di areal Rusun Bidaracina sudah ditertibkan beberapa pekan lalu.

Ditambahkan Melly, pada Rabu (20/9) kemarin, pihaknya batal menertibkan 47 bangunan liar yang berada di areal Rusun Bendungan Hilir (Benhil) karena sebagian bangunan tersebut berdiri di lahan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

60 Bangunan Liar di Rusun Bidara Cina Ditertibkan

"Kami akan tertibkan bangunan liar yang lokasinya dipastikan berada di areal rusun secara bertahap. Saat ini ada sekitar 289 bangunan liar," katanya, Minggu (24/9).

Ditambahkan Melly, selain 47 bangunan liar di Rusun Benhil, saat ini masih ada sekitar 38 bangunan liar berdiri di areal Rusun Tanah Tinggi, Rusun Karet Tengsin 1 (43 bangunan liar), Tambora 3 (58), Tebet Barat 2 (18), dan Petamburan (85).   

"Akan kami tertibkan di dua lokasi per bulan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3239 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2076 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye765 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye757 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye707 personDessy Suciati