You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Biopori Terbukti Mengurangi Genangan di RT 006 RW 03 Cilangkap
photo Suparni - Beritajakarta.id

10 Lubang Biopori Dibangun di Cipayung

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur membangun 10 lubang biopori sedalam 1-1,5 meter di wilayah permukiman warga Jalan Assafiyah, RT 06/03, Cilangkap, Cipayung yang sempat tergenang hujan akibat tidak adanya saluran.

Untuk mengantisipasi genangan, sementara kita buat 10 biopori sambil menunggu pembuatan saluran dan sumur resapan

"Untuk mengantisipasi genangan, sementara kita buat 10 biopori sambil menunggu pembuatan saluran dan sumur resapan," ujar Iin Muthmainah, Camat Cipayung di lokasi, Rabu (25/10).

Menurutnya, tidak adanya saluran di lokasi akibat banyak dari warga yang mendirikan rumah dengan menutup saluran.

Sudin SDA Jaktim Siap Buatkan Saluran di Cipayung

"Kita minta kerja sama warga dan kelurahan untuk membicarakan lebih lanjut terkait pembuatan saluran teknis di lokasi," katanya.

Ketua RT 006/03, Samin Saifudin mengaku akan memperbanyak membangun lubang biopori di lingkungannya sesuai arahan camat.

"Pekan depan kita akan rapatkan dengan warga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Mustajab menyatakan siap membantu membangun saluran di kawasan tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirimkan konsultan untuk melakukan survei di lokasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close