You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD apresiasi kajian program Save City
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Kajian Program Safe City Diskominfotik Diapresiasi Dewan

Kajian program Safe City yang digulirkan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, mendapat apresiasi dari Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 

Pemerintah mulai memikirkan, mengembangkan dan melaksanakan agar Jakarta bisa menjadi sebuah kota metropolitan yang aman bagi warganya

Ketua Komisi A DPRD DKI, Riano P Ahmad mengatakan, dalam rangka perkembangan teknologi pihaknya sangat mendukung adanya kajian Jakarta sebagai kota aman atau Safe City, pada 2018 mendatang.

DKI Gandeng 14 Instansi untuk Penanggulangan Bencana

"Dalam rangka perkembangan teknologi, perbaikan teknologi. Saya pikir harus ditunjang dengan infrastruktur yang kuat juga," ujar Riano, saat rapat pendalaman Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018 bersama jajaran Diskominfotik DKI, Kamis (9/11).

Kepala Dinas Kominfotik DKI, Dian Ekowati menjelaskan, kajian ini merupakan perwujudan kegiatan nyata untuk mendukung visi Gubernur DKI yang menginginkan Jakarta sebagai kota aman.

"Pemerintah mulai memikirkan, mengembangkan dan melaksanakan agar Jakarta bisa menjadi sebuah kota metropolitan yang aman bagi warganya," tandas Dian.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye13273 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11297 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6759 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3623 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1704 personFolmer