You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT Food Station Tjipinang Jaya Targetkan Setor Dividen Rp 4,9 Miliar
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

PT Food Station Tjipinang Jaya Targetkan Setor Dividen Rp 4,9 Miliar

Perseroan Terbatas (PT) Food Station Tjipinang Jaya menargetkan menyetorkan dividen kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta senilai Rp 4,9 miliar di tahun 2017.

Kami terus berupaya agar dividen yang diberikan bisa terus ditingkatkan

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi menuturkan, di tahun 2015 dividen yang disetorkan berjumlah Rp 3 miliar. Sedangkan, pada tahun 2016 mencapai 3,7 miliar.

"Kami terus berupaya agar dividen yang diberikan bisa terus ditingkatkan," kata Arief, Senin (13/11).

Karyawan PT Food Station Tijipinang Jaya Dilatih Tangani Kebakaran

Dijelaskannya, untuk laba bersih perusahaan di tahun 2015 sebesar Rp 6,02 miliar dan pada tahun 2016 mencapai Rp 9,04 miliar.

"Tahun ini, kami menargetkan laba bersih perusahaan sebesar Rp 15,2 miliar. Untuk realisasi hingga Oktober sudah mencapai sekitar Rp 13 miliar," terangnya.

Menurut Arief, perusahaan mendapatkan tugas melakukan misi sosial untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun, PT Food Station Tjipinang Jaya juga berupaya tetap meningkatkan revenue perusahaan.

"Kami menyuplai kebutuhan beras untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga 1.000 ton per bulan, pasar murah sebanyak 300 ton dan operasi pasar, ini harganya sudah ditentukan pemerintah. Selain yang bersifat penugasan, kami melakukan ekspansi bisnis di segmen beras kemasan dengan pemasaran di modern market," terangnya.

Ditegaskannya, manajemen PT Food Station Tjipinang Jaya saat ini sudah mengelola perusahaan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG), berpihak kepada rakyat kecil dan berusaha melakukan inovasi atau terobosan-terobosan untuk kemajuan perusahaan.

"Ini sesuai arahan dari Pak Gubernur dan Pak Wagub beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Arief menambahkan, PT Food Station Tjipinang Jaya mengajukan Penyertaan Modal Daerah (PMD) di tahun 2018 senilai Rp 125 miliar. PMD ini akan digunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan, serta perbaikan infrastruktur di kawasan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jl Pisangan Lama Selatan, Jakarta Timur.

"Perbaikan infrastruktur ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang berbelanja beras," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye2568 personNurito
  2. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye2323 personDessy Suciati
  3. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1733 personDessy Suciati
  4. Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1306 personFakhrizal Fakhri
  5. Syafrin Minta ASN Pemkot Jaksel Terapkan Budaya Kerja 3K

    access_time08-06-2026 remove_red_eye1132 personTiyo Surya Sakti