You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 2.428 Ekor Hewan Unggas di Jakbar Disweeping
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

2.428 Unggas di Jakbar Ditertibkan Selama Januari-November

Selama Januari hingga 16 November 2017, Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Barat telah menertibkan 2.428 ekor unggas yang dipelihara warga di areal permukiman. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus flu burung.

Kegiatan ini akan terus digencarkan hingga akhir tahun

Kasudin KPKP Jakarta Barat, Marsawitri Gumay mengatakan, hewan unggas yang ditertibkan ini terdiri dari ayam sebanyak 802 ekor, burung dara 659 ekor, bebek 896 ekor, 11 ekor angsa dan 60 ekor unggas lainnya.

"Kegiatan ini akan terus digencarkan hingga akhir tahun," ujar Marsawitri, Jumat (17/11).

DKI Gencarkan Sweeping Unggas

Dia menjelaskan, penertiban unggas di permukiman warga ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2007 perihal pengendalian, pemeliharaan dan peredaran unggas.

Sebelum melakukan penertiban, lanjut Marsawitri, pihaknya dan aparatur kelurahan melayangkan surat imbauan kepada warga yang memelihara unggas pakan di permukiman untuk memotong sendiri hewan peliharaannya atau menjualnya.

"Kami juga membongkar 563 kandang unggas yang ada di tengah pemukiman warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29769 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye12555 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1904 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1610 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1241 personAnita Karyati