You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemprov DKI Pastikan Beri PSO ke PD Dharma Jaya
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Pastikan Beri PSO ke PD Dharma Jaya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pemberian public service obligation (PSO) kepada PD Dharma Jaya. PSO ini diperlukan untuk mendukung tugas PD Dharma Jaya dalam memenuhi kebutuhan daging bersubsidi terutama bagi pengguna Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Program daging bersubsidi ini tidak akan terganggu

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, PD Dharma Jaya bisa menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya dengan diberikannya down payment (DP) PSO yang ada di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).

"Program daging bersubsidi ini tidak akan terganggu," kata Sandi, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/11).

Sandi Pastikan Daging Bersubsidi Tetap Diberikan

Dijelaskannya, terkait bisnis dari PD Dharma Jaya ke depan akan didukung oleh Pemprov DKI dari segi pengadaan dan kemandirian pangan.

"Saat ini, PD Dharma Jaya masih memiliki dana yang cukup untuk menjalankan tugas," katanya.

Sandi menambahkan, rapat terbatas bersama PD Dharma Jaya, PT Bank DKI, Asisten Perekonomian, Biro Perekonomian, Dinas KPKP, dan BPKP, sudah dilakukan. Hasilnya, dalam rapat tersebut PT Bank DKI juga menyanggupi jika PD Dharma Jaya membutuhkan pinjaman.

"PT Bank DKI dengan senang hati memberikan suntikan modal usaha jika diperlukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3249 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2872 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1620 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1440 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1206 personFolmer