You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPBD Sebut Curah Hujan Kemarin Masuk Kategori Ekstrem
photo Doc - Beritajakarta.id

BPBD Sebut Curah Hujan Kemarin Masuk Kategori Ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat intensitas curah hujan yang turun pada Senin (11/12) kemarin tergolong cukup ekstrem.

Kemarin memang curah hujannya cukup ekstrim. Kalau melihat data yang paling ekstrim terjadi di Jakarta Selatan

Kepala BPBD DKI Jakarta, Jupan Royter mengatakan, curah hujan paling ekstrem terjadi di Jakarta Selatan. Intensitas tertinggi sendiri berlangsung pada pukul 13.43 WIB dengan curah hujan mencapai 288 milimeter per hari.

"Kemarin memang curah hujannya cukup ekstrem. Kalau melihat data yang paling ekstrem terjadi di Jakarta Selatan," ujarnya, Selasa (12/12).

Sebagian Genangan di Jakarta Mulai Surut

Menurut Jupan, hujan lokal terjadi hampir menyebar di semua wilayah Ibukota pada siang hingga sore hari kemarin. Kondisi ini mengakibatkan beberapa jalan tergenang air.

"Akibat curah hujan yang tinggi ini ada beberapa titik tergenang air. Dalam dua jam genangan sudah surut semua," ucapnya.

Ia melanjutkan, wilayah kedua yang curah hujannya tinggi terjadi di Jakarta Barat. Melalui pantauan Rain Rate, curah hujan di Jakarta Barat mencapai 225.8 milimeter per hari. Angka tersebut juga menunjukan kategori ekstrem.

Kemudian di Jakarta Timur curah hujan mencapai 134 milimeter per hari. Sementara di Jakarta Utara curah hujan mencapai 39.8 milimeter per hari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6776 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2935 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2112 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1880 personAnita Karyati