You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies Resmikan Peluncuran Rembuk RW 2018
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Gubernur Resmikan Rembuk RW 2018

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meresmikan kegiatan rembuk RW 2018. Hasil dari rembuk RW ini akan menjadi kerangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta 2019.

Ini bagian dari rencana kita agar pembangunan di 2019 lebih baik

"Ini bagian dari rencana kita agar pembangunan di 2019 lebih baik. Visinya saya sudah sering bicara, misinya juga sudah jelas, hanya strateginya yang mau saya tegaskan," ujarnya, Kamis (11/1).

Anies Terus Pantau Perkembangan Penataan Tanah AbangĀ 

Dijelaskan Anies, strategi pembangunan diharapkannya berlandaskan keadilan dan keberpihakan mempertimbangkan prespektif yang tergolong lemah seperti kaum disabilitas, perempuan dan anak-anak.

Anies juga berharap, pembangunan bisa mendorong Jakarta menjadi kota global yang terbuka pada perubahan dan kemajuan dunia tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan.

Agar rembuk RW ini bisa bermanfaat maksimal, Anies meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan struktur pemerintah di wilayah merumuskan prioritas pembangunan di masing-masing RW.

Dengan begitu, lanjut Anies, secara teknis menu pembangunan yang ditampilkan bisa lebih fokus pada prioritas persoalan strategis dan sesuai kebutuhan masing-masing RW. 

Anies juga meminta kemampuan aplikasi ditingkatkan sehingga proses pembangunan lebih transparan. Tak hanya itu, Anies berharap, pendanaan pembangunan juga bisa melibatkan CSR. Nantinya, sebagian pendanaan pembangunan bisa melalui APBD dan sebagian lagi melalui CSR.

Anies juga ingin, proses rembuk RW ini bisa menjadi ajang untuk meningkatkan interaksi sosial warga. Menurutnya, interaksi sosial akan memperkuat modal sosial sehingga tumbuh kepercayaan sosial yang tinggi dan bermuara pada low cost interaction.

"Kalau rembuk warga dipakai merekatkan warga, maka masalah yang mucul di kampung bisa segera diselesaikan. Saya berharap RW dan fasilitator dorong seperti itu," katanya.

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Tuty Kusumawati menambahkan, kegiatan rembuk RW merupakan upaya menjaring usulan warga dalam rangka menyusun kerangka rencana pembangunan. Kegiatan penginputan sudah dimulai sejak pekan pertama dan berakhir pada minggu ketiga Januari. 

Untuk mendampingi warga, pihaknya juga sudah melakukan pelatihan bagi fasilitator pendamping RW. Kegiatan pelatihan bagi pendamping 17 kelurahan percontohan sudah digelar pada 20-21 Desember 2017 lalu.

"Selain online melalui e-musrenbang, rembuk RW juga dilengkapi mobil apps plansJKT," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6766 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5667 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2909 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1879 personAnita Karyati