You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pencatatan Aset di DKI Sudah 99,5 Persen
photo Oki Akbar - Beritajakarta.id

Pencatatan Aset di DKI Sudah 99,5 Persen

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah merampungkan 99,5 persen pencatatan aset dari 725 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).

Kalau secara data, aset kita sudah 99,5 persen yang dicatat

"Kalau secara data, aset kita sudah 99,5 persen yang dicatat. Sisanya karena masih ada selisih aset di SKPD," ujar Achmad Firdaus, Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Senin (22/1).

Ia mencontohkan, SKPD yang belum merampungkan pencatatan aset di antaranya seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Dewan Dukung Pembenahan Aset Melalui Road to WTP

Menurut Firdaus, salah satu faktor penyebab SKPD belum tuntas melaporkan pencatatan aset karena banyaknya unit kerja di bawah dinas tersebut.

"Seperti Dinas Kesehatan. Mereka kan punya banyak puskesmas," katanya.

Meski demikian, kata Firdaus, pihaknya, akan terus melakukan pencatatan aset sesuai arahan  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

"Sampai nanti hasil audit BPK bilang clear,  kita akan lakukan pencatatan terus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29294 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11550 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6923 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3865 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1641 personAldi Geri Lumban Tobing