You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur Bahas Kondisi Air Tanah di Jakarta
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Gubernur Bahas Kondisi Air Tanah di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Rudy Suhendar membahas kondisi air tanah di Jakarta.

Kondisi air tanah Jakarta terakhir ini, perannya masih besar

Dikatakan Rudy, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, masih banyak warga yang memanfaatkan air tanah dibandingkan melalui sistem perpipaan. Untuk itu, diperlukan upaya-upaya guna menyelamatkan kondisi air tanah, khususnya di Jakarta.

"Kondisi air tanah Jakarta terakhir ini, perannya masih besar. Kami ingin perizinan untuk melakukan konservasi dari pihak terkait berjalan selaras," ujar Rudy, saat menyampaikan paparan kepada Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/1).

Wali Kota Jakpus Tinjau Sumur Resapan

Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyadari, air tanah di Jakarta dari hari ke hari terus tersedot. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan meningkatkan pengawasan terhadap kelangsungan air tanah.

"Fokus utama pembahasan kami mengenai rekomendasi teknis pengelolaan air tanah. Mudah mudahan kita bisa mencari terobosan pengelolaan air, memonitornya, hingga memanfaatkan pendapatan daerah untuk kesejahteraan warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3452 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2341 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1182 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye934 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye920 personFakhrizal Fakhri