You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lokasi Terdampak Banjir di Jaktim akan Disemprot Karbol
photo Humas Jakarta Timur - Beritajakarta.id

Lokasi Terdampak Banjir di Jaktim akan Disemprot Karbol

Pemerintah Kota Jakarta Timur segera melakukan karbolisasi permukiman warga yang terdampak banjir. Sehingga potensi penyakit pasca banjir bisa diminimalisir.

Pelaksanaannya menunggu genangan itu selesai dan dipastikan tidak ada banjir kiriman lagi

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, karbolisasi diilakukan jika wilayah yang terdampak banjir sudah surut. Selain disemprot menggunakan mobil pompa pemadam kebakaran, lingkungan juga disiram dengan karbol.

"Pelaksanaannya menunggu genangan itu selesai dan dipastikan tidak ada banjir kiriman lagi. Kita koordinasi dulu dengan Sudin Kesehatan dan Sudin Gulkarmat," kata Bambang, Kamis (8/2).

Elemen Masyarakat Diminta Bersinergi Menjaga Lokasi Banjir

Menurutnya, karbolisasi ini sudah menjadi tugas rutin Pemkot Jakarta Timur dalam mengembalikan lingkungan bersih seperti semula. Selain juga menjaga warganya dari serangan penyakit cikungunya, penyakit yang ditimbulkan oleh kencing tikus.

"Penanganan banjir itu sendiri sudah maksimal. Semua SKPD/UKPD terkait sangat kompak dan merespon cepat. Seluruh elemen masyarakat juga turut peduli, saling membantu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3780 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1911 personAnita Karyati