You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
15 Pasang Finalis Abnon di Jaksel Jalani Karantina
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

15 Finalis Abnon Jaksel Jalani Karantina

Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudinparbud) Jakarta Selatan telah melakukan proses seleksi finalis Abang None (Abnon) 2018.

Setelah melalui proses penilaian telah terpilih 15 pasang finalis

Hasilnya, ada 15 Abnon yang akan menjalani karantina hingga akhir April mendatang.

Kepala Sudinparbud Jakarta Selatan, Nursyam Daoed mengatakan, semula ada 287 peserta yang mendaftar ajang ini. Namun saat pembukaan, hanya 222 peserta yang hadir dengan rincian 132 None dan 90 Abang.

287 Peserta Ikuti Seleksi Abang None Jaksel

"Setelah melalui proses penilaian telah terpilih 15 finalis abnon. Mereka selanjutnya akan ikuti pembekalan sampai akhir April," ujarnya, Kamis (15/3).

Ia menuturkan, karantina pada umumnya dilakukan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Selama masa karantina, masing-masing peserta dibolehkan pulang ke rumah.

"Peserta akan mendapatkan pembekalan materi tentang seni dan budaya Betawi, destinasi wisata, public speaking, bahasa asing, ilmu pemerintahan hingga pemasaran," ungkapnya.

Menurutnya, malam final Abnon Jakarta Selatan rencananya digelar 4 Mei 2018 mendatang di Balai Sarbini. Nantinya pemenang akan dikirim mengikuti ajang serupa di tingkat provinsi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye930 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati